Bahkan Dibandingkan Dengan Bupatinya

Dikomal Politisi Kabupaten Sebelah, Mas Rio Dapat Pujian

Dikomal Politisi Kabupaten Sebelah, Mas Rio Dapat Pujian
tangkapan layar saat Bambang Irawan, Pengurus DPC PDI Perjuangan Jember yang live Tiktok bareng Bupati Situbondo Mas Rio

SITUBONDO - Ada yang berbeda dengan postingan akun media sosial Bambang Irawan, pengurus DPC PDI Perjuangan Jember, Sabtu (28/3) siang. Tiba-tiba dia memasang foto tangkapan layar, dari live Tiktok Bupati Situbondo Mas Rio. Menggambarkan dirinya yang sedang komal bareng bupati anti mainstream tersebut.

Rupanya, Bambang Irawan dengan nama anonim Santri Nasionalis, terlihat sangat bahagia berkesempatan ngobrol langsung dengan Mas Bupati Rio, meski dia bukan warga Situbondo. Bahkan, meski dia menyayangkan tidak sempat merekam percakapannya itu, dia pun mengingat obrolan dengan Mas Rio dan menulisnya di akun Facebooknya. 

(Saya) : Apa Kabar mas Sehat? Saya warga Jember.

(Mas Rio) : Jember mana?

(Saya) : Jember kota, Tepatnya di Kaliwates.

(Mas Rio) : Beremma, Beremma?

(Saya) : Di Jember sedang Ramai Soal Bunga Desaku, Program serap aspirasi Masyarakat oleh Bupati Jember. Pertnyaannya, kegiatan Live Seperti mas rio ini di Tiktok, apa yang sudah dilakukan?

(Mas Rio) : Yaa... Banyak, memperbaiki Infrastruktur, administrasi, Bantuan sosial dll.

(Saya) : Apa efektif dengan Live di tiktok gini mas?

(Mas Rio) : Sangat efektif, Bahkan Ini jadi andalan saya. Ini Gratis tidak butuh biaya, Bahkan saya kalo turun dengan Rombongan dikasih makan oleh masyarakat. Sekarang saya coba ya. "Ayo rumah siapa yang mau saya datangi ngacung!" Serentak semua komentar di obrolan Live mengetik Saya pak, siap pak, rumah saya pak.

(Mas Rio) : Cara ini gratis, efektif.

(Saya) Siap mas terima kasih waktunya

(Mas Rio) Oke okeeee. Okee yaa..

Demikian kira-kira obrolan singkatnya, namun sayang tidak sempat Rekam layar.

Salam Hormat untuk Mas Bupati Situbondo.

#situbondonaikkelas

Perlu diketahui, Bambang Irawan yang juga Direktur Tera Institute, beberapa hari terakhir ini getol mengkritik Bupati Jember, Gus Fawait, yang dinilainya banyak “makan” anggaran untuk Bunga Desaku, yang sampai menghabiskan anggaran Rp 90 miliar. Kemudian, dia bersama partainya PDI Perjuangan, menyampaikan solusi alternatif dengan menghemat anggaran negara dengan cara komunikasi digital, seperti yang dilakukan Mas Rio di Situbondo. (*)

Rekomendasi

Index

Berita Lainnya

Index