Tren Investasi Menguat, Emas Digital di Aplikasi BRImo Semakin Prospektif

Kamis, 21 Mei 2026 | 15:42:32 WIB

SITUBONDO — Pelemahan nilai tukar rupiah dan ketidakpastian ekonomi global mulai mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola keuangan. Instrumen investasi berbasis emas dinilai kembali menjadi pilihan karena dianggap lebih stabil di tengah fluktuasi pasar.

Tren tersebut turut tercermin dari meningkatnya penggunaan fitur Tabungan Emas pada aplikasi BRImk milik Bank Rakyat Indonesi (BRI). Melalui layanan digital tersebut, masyarakat dapat membeli emas mulai Rp10 ribu secara praktis melalui telepon genggam.

Branch Office Head BRI Situbondo, Ary Juwono, mengatakan peningkatan minat investasi emas digital menunjukkan masyarakat mulai memperhatikan instrumen lindung nilai yang mudah diakses dan relatif aman.

“Di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis, masyarakat mulai mencari instrumen investasi yang relatif aman dan mudah diakses. Melalui fitur Tabungan Emas di BRImo, BRI ingin memberikan solusi investasi yang praktis, aman, dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Menurut Ary, digitalisasi layanan keuangan turut mengubah pola investasi masyarakat. Jika sebelumnya investasi emas identik dengan pembelian fisik dan modal besar, kini masyarakat dapat membeli emas secara bertahap sesuai kemampuan finansial.

BRI mencatat kemudahan transaksi menjadi faktor utama yang mendorong pertumbuhan penggunaan fitur tersebut. Nasabah dapat memantau saldo emas secara real time, melakukan pembelian kapan saja, hingga mengakses layanan tanpa harus datang ke kantor cabang.

“Sekarang investasi emas tidak harus dimulai dengan nominal besar. Lewat BRImo, masyarakat bisa mulai berinvestasi secara bertahap dan membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat untuk masa depan,” katanya.

Salah satu nasabah BRImo, Amalia, mengaku mulai rutin membeli emas digital karena dinilai lebih fleksibel dibanding investasi konvensional.

“Saya mulai rutin beli emas lewat BRImo karena praktis sekali. Tidak perlu datang ke mana-mana, nominalnya juga bisa menyesuaikan kemampuan. Saat kondisi ekonomi tidak menentu seperti sekarang, saya merasa investasi emas lebih aman untuk menjaga nilai tabungan,” ujarnya.

Selain memperluas layanan transaksi digital, BRI juga terus memperkuat edukasi literasi keuangan kepada masyarakat, terutama terkait pentingnya diversifikasi investasi dan pengelolaan keuangan jangka panjang.

BRI optimistis tren investasi emas digital akan terus tumbuh seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap instrumen investasi yang aman, fleksibel, dan mudah diakses di tengah tekanan ekonomi global.[]

Terkini